ANALISIS SISTEM BAGI HASIL PAAMBI’ MENGGUNAKAN KONSEP MUDHARABAH PETERNAKAN SAPI

Muhammad Nasri Katman, Syamsul Maarif, Muslimin Kara, Muhammad Nur, Trisno Wardy Putra

Abstract


Abstract

This study aims to determine the Paambi profit sharing system between cattle owners and breeders using the concept of mudharabah cattle farming in Tanjung Lalak Utara Village, Kab. New city. This type of research is descriptive qualitative by providing an overview of events, background observations, actions, and discussions that are directly related to the profit-sharing system between cattle owners and farmers using mudharabah in Tanjung Lalak Utara Village. The results showed the concept of profit sharing using a trust system orally without a time limit agreement and ended with an average distribution of 50:50 and losses were resolved by deliberation. Submission of capital is in the form of cash, but also there is no capital in the form of goods (cows) which is prohibited by the fuqaha because the estimated price of the goods is uncertain and can result in uncertainty (gharar) of the amount of mudharabah capital. However, the Hanafi school of thought allows it with a note that the value of the goods used as capital has been obeyed at the time of the contract by the shahibul maal and mudharib. The period of cooperation is also not limited, causing confusion between the two parties. This kind of thing is contrary to the cooperation of mu'amalah (mudharabah) which must be clear and not contain uncertainty. However, this profit-sharing system does not cause any party to be wronged because the distribution is balanced and does not harm one party.

Keywords: Paambi' Profit Sharing System, Mudharabah, Cattle Farm

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem bagi hasil paambi’ antara pemilik sapi dengan pihak peternak menggunakan konsep mudharabah peternakan sapi di Desa Tanjung Lalak Utara Kab. Kota Baru. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan memberi gambaran terkait kejadian, latar pengamatan, tindakan, orang dan pembicaraan yang berkaitan langsung dengan sistem bagi hasil antara pemilik sapi dengan pihak peternak menggunakan konsep mudharabah pada Desa Tanjung Lalak Utara. Hasil penelitian menunjukkan konsep bagi hasil menggunakan sistem kepercayaan secara lisan tanpa perjanjian batas waktu dan diakhiri rata-rata pembagian 50:50 serta kerugian diselesaikan secara musyawarah. Penyerahan modal awal tidak hanya berupa uang tunai, melainkan juga penyerahan modal dalam bentuk barang (sapi perekor) yang mana fuqaha melarangnya karena barang tidak dapat dipastikan taksiran harganya dan dapat mengakibatkan ketidakpastian (gharar) besarnya modal mudharabah. Namun para ulama mazhab hanafi membolehkannya dengan catatan nilai barang yang dijadikan modal telah di sepakati pada saat akad oleh shahibul maal dan mudharib. Jangka waktu kerjasama juga tidak dibatasi sehingga menimbulkan ketidakjelasan diantara kedua belah pihak. Sehingga dianggap bertentangan dengan kerjasama mu’amalah (mudharabah) yang harus jelas dan tidak mengandung ketidakpastian. Namun sistem bagi hasil ini tidak merugikan satu pihak karena pembagiannya seimbang

Kata Kunci: Sistem Bagi Hasil Paambi’, Mudharabah, Peternakan Sapi


Keywords


Paambi' Profit Sharing System; Mudharabah; Cattle Farm; Sistem Bagi Hasil Paambi’; Mudharabah; Peternakan Sapi

References


Ali, Z. (2008). Hukum Ekonomi Syariah. Sinar Grafika.

Amalia, E. (2009). Keadilan Distribusi Dalam Eknomi Islam (Jakarta: Raja Gradindo Persada, 2009. Raja Gradindo Persada.

Aras Abadi, S. (2021). Siti Aras Abadi, Masyarakat Peternak Sapi Desa Tanjung Lalak Utara.

Ari Susanti, E. (2013). Perkembangan Ekonomi Lokal Dalam Sektor Pertanian. Jurnal Jurusan Administrasi Publik, Vol. 1(No. 4).

Ascarya. (2013). Akad Dan Produk Bank Syariah. Rajawali Pers.

Asdar. (2017). Pengelola Sapi. In wawancara.

Az-Zuhailli, W. (2011). Terjemah Fiqh Islam wa Adillatuhu.

Bakri, N. (1994). Problematika Pelaksanaan Fikih Islam. PT. Raja Grafindo Persada.

Basyri, H., & Others. (2016). Tafsir Muyassar 1 Memahami Al - Qur’an Dengan Terjemahan Dan Penafsiran Paling Mudah, At-Tafsir Al-Muyassar. Darul Haq.

Busman. (2021). Hasil Wawancara Selaku Pengelola Usaha.

Chamid, N. (2010). Jejak Langkah Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Pustaka Pelajar.

Condro Triono, D. (2012). Eknomi Islam Madzhab Hamfara. Irtikaz.

Dawwabah. (2006). Meneladani Keunggulan Bisnis Rasulullah. Pustaka Rizki Putra.

Endang. (2021). Hasil Wawan Selaku Pengelola Usaha.

Fattah, A. (2021). Hasil Wawancara Selaku Pemilik Modal.

Huda, N., & Idris, H. R. (2007). Makro Eknomi Islam. Kencana Prenadmedia Group.

Iki, A. (2021). Hasil Wawancara Selaku Pengelola Usaha.

Islam, P. D. P. E. (2007). Teks Book Ekonomi Islam", (). BI & P3EI-UII.

Isnaini, H., & dkk. (2015). Hadis- Hadis Ekonomi. Penerbit Kencana.

James, B. and. (2003). Secrets Of Costumer Relationship Management. Andi.

Kamus Bahasa Indonesia, K. P. B. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa.

Kara, M. (2005). Bank Syari’ah Di indonesia (. UII Press.

Khosyi’ah, S. (2014). Fiqih Muamalah Perbandingan (,. Pustaka Setia.

Maruta, H. (2016). Akad Mudharabah,, Musyarakah, dan Murabaha Serta Aplikasinya Dalam Masyarakat.

Maulana, H., & Mubarok jaih. (2012). Perkembangan Akad Musyarakah. Kharisma Putra Utama.

Moleong, L. j. (2011). Metodologi Penilaian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Muin, F. (2021). Hasil Wawancara Selaku Pemilik Modal.

Nikmah Marzuki, S. (2019). Praktek Bagi Hasil Peternakan Sapi Masyarakat Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Jurnal Ekonomi Islam, Vol. 10(No. 1).

Rachmat Syafe’I. (2001). Fiqih Muamala.

Rofik, A. (2004). Fiqih Kontekstual Dari Normatiif Ke Pemaknaan Sosial. Pustaka Pelajar.

Statistik, B. P. (2021). Kementerian Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Sudarsono. (2008). Bank Dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi Dan Ilustrasi. Ekonisia.

Suhendi, H. (2005). Fiqhi Muamalah. Raja Grafindo Persada.

Suherman. (2004). Penerapan Prinsip Bagi Hasil Pada Perbankan Syariah Sebuah Pendekatan Al-Maqasidus Al-Syaria’ah.

Suhri, H., & Nurdin, M. S. (2021). Halal Certification in Used Goos Products in the Perspective of Islamic Law. Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam, 5(1).

Syaikhu, & Dkk. (2020). fikhi Muamalah: Memahami Konsep dan Dealektika Kontemporer. K-Media.




DOI: https://doi.org/10.25134/equi.v19i02.5883

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


EQUILIBRIUM: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi is Indexed in :                   
 
 
E-ISSN 2614-5839 ||  P-ISSN 02165287

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.