Workshop Pembuatan Soft Baked Cookies dengan Subtitusi Tepung Tempe untuk Siswa SMA dan SMK di Sukoharjo
Abstract
Tempe merupakan makanan khas Indonesia memiliki kandungan protein tinggi, vitamin, mineral, serta serat yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, tempe hanya dikonsumsi dalam bentuk olahan tradisional seperti tempe goreng maupun tempe bacem, sehingga penggunaannya dalam produk pangan modern masih terbatas. Pengembangan tepung tempe sebagai bahan substitusi dalam produk makanan, seperti cookies, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah tempe sekaligus memperkenalkan olahan pangan yang lebih variatif dan bergizi. Workshop pembuatan softbake cookies tempe kepada siswa-siswi SMA/SMK tentang pentingnya inovasi pangan pangan lokal menjadi modern. Melalui kegiatan ini, siswa siswi diperkenalkan dengan konsep pengolahan pangan sehat, praktik pembuatan cookies dengan bahan alternatif yang lebih bergizi, serta pemahaman tentang kewirausahaan dalam industri makanan. Diharapkan kegiatan ini dapat memotivasi siswa siswi untuk lebih kreatif dan peduli terhadap konsumsi makanan sehat serta membuka peluang usaha di bidang kuliner. Kegiatan workshop bertempat di kampus Universitas Sugeng Hartono, Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan, Sukoharjo yang dihadiri oleh siswa kelas XII sebanyak 60 orang dan 1 orang guru pendamping. Kegiatan ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu: 1. Workshop ; 2. Demo pembuatan softbake cookies substitusi tepung tempe. Seluruh siswa dan siswi sangat antusias dan memperhatikan dalam mengikuti kegiatan pembuatan softbake cookies karena banyak hal baru yang belum mereka ketahui dan mempraktikan langsung tentang pembutan tempe menjadi tepung tempe dan kemudian langsung diolah menjadi produk pangan sehat berupa sofbake cookies tempe.References
Alvina, A. and Hamdani, D. 2019. Proses Pembuatan Tempe Tradisional. Jurnal Pangan Halal, 1(1), 9-12
Astawan, M., 2017. Tempe Sumber Zat Gizi dan Komponen Bioaktif untuk Kesehatan. Cetakan 1 ed. Bogor: PT Penerbit IPB Press.
Barus, F. Maya, and A. T. Hartanti. 2019. Peran Beberapa Galur Rhizopus microsporus yang Berasal dari “laru tradisional” dalam Menentukan Kualitas Tempe. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, vol. 8, no. 1.
Daftar Komposisi Bahan makanan. 2012 [BSN] Badan Standardisasi Nasional. SNI 2973. Biskuit. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.
Endrawati, D., Kusumaningtyas, E. 2017. Beberapa Fungsi Rhizopus oligosporus. Journal of Wartazoa, 27(2): 081-088.
Fitri, E, Rachmaniar, R. 2016. Laporan Tugas Akhir “Pembuatan Tempe yang Tahan Disimpan” Program Studi Diploma III Teknik Kimia. Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta
Gunawan dan S. Sukardi. 2020. Rancang Bangun Pengontrolan Suhu dan Kelembaban pada Proses Fermentasi Tempe Berbasis Internet of Things. JTEIN Jurnal Teknik Elektro Indonesia, vol. 1, no. 2, hal. 168–173, doi: 10.24036/jteinv1i2.63.
Jayanti, J. & Windy, R. 2024. Pangan Fungsional Dari Tempe Non-Kedelai: Sebuah Tinjauan Pustaka. Science, Technology and Management Journal, 4(2), 39-44
Manley, D.J.R. 1983. Technology of Biscuit, Creakres, and Cookies. Ellis Horwood Limited Publ. Chichester.
Medho, M., Endeyani, V., Muhammad, Maria, K.S. 2021. Perbedaan Penambahan Bahan Penunjang Cookies Pada Metode Creaming Terhadap Penerimaan Sensorik Cookies Tepung Komposit Jagung Putih Lokal Timor dan Daun Kelor. J. Manajemen Pertanian, 27(1): 1747-1761.
Muchtadi, D. 2010. Kedelai Komponen untuk Kesehatan. Bandung: Alfabeta.
Okpala LC and Okoli EC. 2011. Formulation and evaluation of cookies containing germinated pigeon pea, fermented sorghum and cocoyam flour blends using mixture response surface methodology. Advance Journal of Food Science and Technology 3(5):366-375
Omosebi MO dan Otunola ET. 2013. Preliminary Studies on Tempeh Flour Produced from Three Different Rhizopus Species. International Journal of Biotechnology and Food Science 1(5)90-96.
Rahmawati. H, and N. Rustanti. 2013. Pengaruh Substitusi Tepung Tempe Dan Ikan Teri Nasi (Stolephorus Sp.) Terhadap Kandungan Protein, Kalsium, Dan Organoleptik Cookies. Journal of Nutrition College. vol. 2. no. 3, pp. 382-390.
Ratnaningsih, dkk. 2019. Pengaruh Jenis Kacang Tolo, Proses Pembuatan Dan Jenis Inokulum Terhadap Perubahan Zat-Zat Gizi Pada Fermentasi Tempe Kacang Tolo. Jurnal Penelitian Saintek, Volume 14, No 1.
Susianto, 2011. Peran Formula Tempe. Sebagai Sumber Vitamin B12 dan. Implementasinya untuk. Diet. Vegetarian. [Skripsi]. Universitas. Indonesia
Taufik. M, Seveline1. 2019 Formulasi Cookies Berbahan Tepung Terigu dan Tepung Tempe dengan Penambahan Tepung Pegagan. Jurnal Agroindustri Halal ISSN 2442-3548 Volume 5 Nomor 1,
Utari DM. 2011. Efek Intervensi Tempe Terhadap Profil Lipid. Superoksida Dismutase, LDL Teroksidasi dan Malondialdehyde pada Wanita Menopause. Disertasi. Gizi Masyarakat Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.


.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)