INDIKASI MORAL HAZARD DALAM PENYALURAN PEMBIAYAAN PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Teti Rahmawati

Abstract


Prinsip kehati-hatian dalam mengelola dana nasabah merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan dari para nasabah. Berbagai kejadian moral hazard harus menjadi perhatian serius bagi para stakeholders bank syariah. Perlu disadari bahwa perbankan syariah, seperti institusi bisnis lainnya, tidak bebas dari praktik-praktik seperti: moral hazard, dan agency problem.
Penelitian ini bertujuan membuktikan apakah terdapat indikasi moral hazard dalam penyaluran pembiayaan pada perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode explanatory survey. Untuk menguji hipotesis penulis menggunakan analisa data dengan metode analisis regresi berganda dan error correction modeling. Penilitian dilakukan terhadap 21 bank syariah. Pengumpulan data berasal dari data sekunder laporan publikasi Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat indikasi moral hazard pada perbankan syarian di Indonesia.


Full Text:

PDF

References


Belkaoui. (2001). Accounting Theory, Horcourt Brace and Company

Blum,Jurg.(2002). The Limits of Market discipline in reducing bank’s risk taking. Journal of Banking an Finance

Cooper Donald R. Pamela S. Scindler (2006). Business Research Methods,9th edition,Mc Graw Hill. Irwin

Covietz,Daniel and Erick Hetfiel.(2004).Monitoring,Moral Hazard and Market Power:A Model Of Bank Lending

Dar,A Humayon, David and Jhon Presley.(2001). Size, Probability, and Agency cost in Profit loss sharing In Islamic Banking and Finance.

Dendawijaya, Lukman. 2003. Manajemen Perbankan.

Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia.

Ding Lu, Shandre, Qing Hu.(2001).The Link Between Bank Behaviour and Non Performing Loan In China

Drajat Wibowo (2007). Biayai Properti, NPF Bank Syariah Naik. Republika. Internet.

Dreher, Axel. (2004). Does the IMF cause Moral Hazard ? A Critical review of The Evidance, paper

Djohanputro, Bramantyo dan Ronny Kountur. (2007), Non Performing Loan (NPL) Bank Perkreditan Rakyat. Internet.

Erlend Nier and Ursel Bauman.(2003). Marklet Disipline, Disclosure and Moral Hazard. April

Gaynor, Martin dan Paul Gertler.(1995).Moral hazard and Risk Spreading in Partnership.Jurnal.Volume 26.No4

Gujarati, Dhamodar (2003). Basic Econometrics. Fourth edition. Mc Graw Hill.New York.USA

Hari Prasetya (2005).LPS dan Upaya Meningkatkan Disiplin Pasar . Jakarta jurnala riset bisnis

Insukindro. (1993), Ekonomi Uang dan Bank. BPFE, UGM, Yogyakarta.

Irfan, Ali. (2002),Pelaporan Keuangan dan Asimetri Informasi dalam Hubungan Agensi. Lintasan Ekonomi, Vol. XIX No. 2, Juli 2002.

James HM Sprayregen, etc, Non Performing Loan In china a potensial win-win opportunity for foreign investors and china economy.

Jensen & Meckling. (1976), Theory of The Firm : Managerial Behaviour, Agency Cost and ownership structure, Journal of Finance Economic Desember.

Khomsiyah, (2003). Hubungan Corporate Governance dan Pengungkapan Informasi: Pengujian secara Simultan. Proceeding Simposium Nasional Akuntansi VI, Surabaya, 16-17 Oktober 2003, hal. 200-209.

Khomsiyah dan Susanti (2003). Pengungkapan, Asimetri Informasi dan Cost of Capital. Proceeding Simposium Nasional Akuntansi VII, Surabaya, 16-17 Oktober 2003, hal. 1008-1018.

Haron Sudin ((1994),Islamic Banking in Malaysia.

Masri Singarimbun dan Sofyan Effendi (1995), Metode Penelitian Survey, cetakan kedua, Jakarta

Mettawa & Almossawi .(1998).Banking Behaviour of Islamic Bank Customer: perspectives and implications. The International journal Of Bank Marketing Volume 16 number 7 1998

Mayes, David G, Liisa Halme and Aarno Liuksila(2001), Improving Banking Supervision,Palgrave,Mcmillan,

Mishkin, Frederick (2001) ‘Financial Policies and the Prevention of Financial Crises in Emerging Market Countries’, NBER Working Paper No. 8087, January.

Mohamad Fany Alfarist(2004),Korupsi dan Perkembangan Perbankan syariah. internet

Muhammad (2005),Manajemen Pembiayaan Bank Syar

Muhammad Syafi’I Antonio.(2001).Bank Syariah dari Teori Ke Praktek.Jakarta;Gema Insani Pers,2001

Mustafa Edwin Nasution dan Ranti Wiliasih, (2007), Profit Sharing dan Moral Hazard dalam Penyaluran Dana Pihak Ketiga Bank Umum Syariah Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. VII No. 02, hal 105-129.

Naser, Kamal; Jamal Ahmad Al-Khatib.(1999). A Study Of customer satisfaction and Preferrence in Jordan Islamic Banking. International Journal Of Bank Marketing 17,3 MCB University Press.

Rizal Yahya, Ahim Abdurrahim, Peni Nugraheni.(2008). Kesenjangan Harapan Antara Nasabah dan Manajemen Terhadap Penyampaian Informasi Keuangan dan Non Keuangan Bank Syariah. Studi Empiris Bank Syariah di Yogyakarta dan Surakarta, Proceeding Simposium Nasional Akuntansi ke XI, Oktober 2008, hal.

Sayantan Ghossal & Marcus Miller .(2003).Coordination failure, moral hazard and sovereign bankrupty procedures. Economic & Social Research Council (ESRC) Centre for the Studdy of Globalization and Regionalisation, University of Warwick United Kingdom

Scott, William (1997).Financial Accounting Theory. Upper Sadle River,New Jersey:Prentice Hall

Sofyan Rizal, Kontrak Mudharabah Permasalahan dan Alternatif Solusi. Jurnal Ekonomi Islam Volume 3 .




DOI: https://doi.org/10.25134/jrka.v1i01.433

Refbacks

  • There are currently no refbacks.