Validitas Instrumen Penalaran Ilmiah pada Materi Sistem Pertahanan Tubuh Kelas XI

Devitia Hamsyah, Lesy Luzyawati, Eva Yuliana

Abstract


Abstrak: Pada abad ke 21 kemampuan bernalar merupakan kemampuan yang harus dimiliki siswa dalam memecahkan permasalahan dan proses pembelajaran harus dapat menilai penalaran ilmiah siswa. Akan tetapi hasil lapangan menemukan bahwa pada beberapa guru biologi belum pernah melakukan penilaian penalaran ilmiah pada siswa, sehingga penelitian ini akan mengembangkan instrumen penalaran ilmiah pada materi sistem pertahanan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas produk instrumen penalaran ilmiah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan pendekatan model 4 D (Define, Design, Develop and Dessiminate). Populasi sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 5 validator yang terdiri dari 3 Dosen sebagai ahli penalaran ilmiah, ahli materi dan 2 Guru praktisi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan lembar wawancara. Hasil validasi yang dilakukan dua kali berada pada kategori validitas sangat tinggi, hal ini menunjukan bahwa produk instrumen penalaran ilmiah pada materi sistem pertahanan tubuh kelas XI yang peneliti kembangkan layak untuk digunakan.

Kata Kunci: Instrumen penilaian; penalaran ilmiah; sistem pertahanan tubuh

 

Abstract: In the 21st century the ability to reason is an ability that students must have in solving problems. In this case the learning process must be able to assess students' scientific reasoning. However, the field results found that some biology teachers have never conducted scientific reasoning assessments on students, so this research will develop scientific reasoning instruments on the body's defense system material. The purpose of this study was to determine the product validity of scientific reasoning instruments. Type of research is development research (R&D) with a 4 D model approach (Define, Design, Develop and Dessiminate). The sample population taken in this study were 5 validators consisting of 3 lecturers as scientific reasoning experts, material experts and 2 teacher practitioners. The sampling technique used purposive sample. Data collection techniques using validation sheets and interview sheets. The results of the validation that were carried out twice were in the very high validity category, This shows that the product of scientific reasoning instruments in the class XI body defense system material that the researcher developed is suitable for use.

Keywords: Assessment instrument; scientific reasoning; body defense system


Keywords


Instrumen penilaian; penalaran ilmiah; sistem pertahanan tubuh

Full Text:

PDF

References


Andani, I. D., Prastowo, S. H. B., & Supeno. (2018). Identifikasi Kemampuan Penalaran Hipotesis-deduktif Siswa SMA dalam Pembelajaran Fisika Materi Hukum Newton. Seminar Nasional Quantum, 25, 562–568.

Arifin, R. (2016). Keefektifan Kalimat pada Naskah Soal Ujian Akhir Semester Ganjil Kelas VIII SMPN di Metro Tahun Pelajaran 2015/2016. Universitas Lampung.

Aripin, I. (2018). Pengembangan Soal-soal Pilihan Ganda untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Konsep Sistem Regulasi Manusia untuk Jenjang SMA. Jurnal Mangifera Edu, 3(1), 26–39.

Coletta, V. P., Phillips, J. A., Savinainen, A., & Steinert, J. J. (2008). Comment on “The Effects of Students” Reasoning Abilities on Conceptual Understanding and Problem-solving Skills in Introductory Mechanics’. European Journal of Physics, 29(5), 1–5. https://doi.org/10.1088/0143-0807/29/5/L01

Erlina, N., Supeno, & Wicaksono, I. (2016). Penalaran Ilmiah Dalam Pembelajaran Fisika. Prosiding Seminar Nasional Tahun 2016 “ Mengubah Karya Akademik Menjadi Karya Bernilai Ekonomi Tinggi ,” 473–480.

Fadillah, E. N. (2017). Pengembangan Instrumen Penilaian Untuk Mengukur Keterampilan Proses Sains Siswa Sma. Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 1(2), 123–134.

Fanani, M. Z. (2018). Strategi Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) dalam Kurikulum 2013. Journal of Islamic Religious Education, 2(1), 57–76.

Han, J. (2013). Scientific Reasoning: Research, Development, and Assessment. The Ohio State University.

Irawati, T. N. (2016). Pengembangan Paket Tes Kemampuan Penalaran Proposional Siswa SMP. Universitas Jember.

Kartowagiran, B. (2012). Penulisan Butir Soal. Universitas Negeri Yogyakarta.

Khoirina, M., Cari, C., & Sukarmin. (2018). Identify Students’ Scientific Reasoning Ability at Senior High School. Journal of Physics: Conference Series, 1097(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1097/1/012024

Kusmiyati, I., & Prabawa, A. H. (2016). Penggunaan Kalimat Efektif pada Soal Latihan dalam Buku Paket Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Karya Mariati Nugroho dan Sutopo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Lamapaha, Y. F. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Kontekstual Berorientasi Penalaran Saintifik. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 5(1), 58–68. https://doi.org/10.21831/jpms.v5i1.13541

Lawson, A. E. (2004). The nature and development of scientific reasoning: A synthetic view. International Journal of Science and Mathematics Education, 2(3), 307–338. https://doi.org/10.1007/s10763-004-3224-2

Muzaffar, A. (2016). Validitas Tes dan Kualitas Butir Soal. Lisanuna: Jurnal Bahasa Arab Dan Pembelajarannya, 5, 128–143.

Novia, & Riandi. (2017). The Analysis of Students Scientific Reasoning Ability in Solving the Modified Lawson Classroom Test Of Scientific Reasoning (MLCTSR) Problems by Applying The Levels of Inquiry. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1), 116–122. https://doi.org/10.15294/jpii.v6i1.9600

Nur’Aini, Subiki, & Supriadi, B. (2018). Identifikasi Kemampuan Penalaran Ilmiah (Scientific Reasoning) Siswa SMA di Kabupaten Jember pada Pokok Bahasan Dinamika. Seminar Nasional Pendidikan Fisika 2018, 3, 121–126.

Permendikbud. (2013). Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pribadi, A. P., Yuliati, & Nurcahyo, H. (2018). Analisis Miskonsepsi pada Konsep Sistem Kekebalan Tubuh dalam Buku Ajar Biologi SMA di Yogyakarta. Jurnal Prodi Pendidikan Biologi, 7(2), 160–167.

Purwati, S., Handayanto, S. K., & Zulaikah, S. (2016). Korelasi Antara Penalaran Ilmiah dan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Usaha dan Energi. Seminar Nasional Pendidikan IPA Pascasarjana UM, 1.

Rasyid, A., Gaffar, A. A., & Utari, W. (2020). Efektivitas Aplikasi Mobile Learning Role Play Games (RPG) Maker MV untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Mangifera Edu, 4(2), 107–115.

Rimadani, E., Parno, & Diantoro, M. (2017). Identifikasi Kemampuan Penalaran Ilmiah Siswa Sma Pada Materi Suhu Dan Kalor. Jurnal Pendidikan : Teori, Penelitian Dan Pengembangan, 2(6), 833–839.

Rochmad. (2012). Desain Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika. Jurnal Kreano, 3(1), 59–72.

Saad, M. I. M., Baharom, S., & Mokhsein, S. E. (2017). Scientific Reasoning Skills Based on Socio-scientific Issues in the Biology Subject. International Journal of Advanced and Applied Sciences, 4(3), 13–18.

Saptaningrum, E., Nuvitalia, D., & Patonah, S. (2019). Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas PGRI Semarang dalam Menggunakan Kata Kerja Operasinal Ranah Kognitif pada Penyusunan Tes Tertulis. Prosiding Seminar Nasional.

Sari, D. I. (2015). Profil Berpikir Probabilistik Siswa Sekolah Dasar (SD) Berkemampuan Matematika Tinggi Dalam Menyelesaikan Tugas Probabilitas. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UNY, 2, 1123–1130.

Sari, L. I., Zulhelmi, & Azizahwati. (2019). An Analysis Scientific Reasoning Ability of Class X Student Sma Negeri at Tampan District Pekanbaru in Subject Work and Energy. JOM FKIP, 6(2), 1–14.

Shofiyah, N., & Wulandari, F. E. (2018). Model Problem Based Learning (PBL) dalam Melatih Scientific Reasoning Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 3(1), 33–38.

Syamsurizal. (2020). Validitas dan Reliabitas Alat Ukur. Jurnal Osf, 1–11.

Utama, Z. P., Maison, & Syarkowi, A. (2018). Analisis Kemampuan Bernalar Siswa SMA Kota Jambi. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 9(1), 1–5. https://doi.org/10.26877/jp2f.v9i1.2223

Wardani, P. O. (2018). Identifikasi Kemampuan Penalaran Ilmiah Siswa SMKN 2 Jember tentang Rangkaian Listrik menggunakan Baterai Ganda pada Pembelajaran Fisika. Universitas Jember.

Zimmerman, C. (2005). The Development of Scientific Reasoning Skills: What Psychologists Contribute to an Understanding of Elementary Science Learning. National Research Concil, 1–109.




DOI: https://doi.org/10.25134/quagga.v13i1.3474

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi

ISSN 1907-3089 (print), ISSN 2651-5869 (online)

Organized by Biological Education Study Program, Faculty of Teachers Training and Education, Universitas Kuningan, Indonesia.

Website : https://journal.uniku.ac.id/index.php/quagga/index

Email : quagga.prodibio@uniku.ac.id

Address : Jalan Cut Nyak Dhien No.36A Kuningan, Jawa Barat, Indonesia.


View My Stats

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.