Keanekaragaman Makrofauna Tanah Di Zona Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Ciremai Blok Pasirbatang Desa Karangsari Kabupaten Kuningan

Ika Karyaningsih, Yayan Hendrayana

Abstract


Abstrak: Blok Pasirbatang adalah wilayah taman nasional gunung ciremai yang aktif untuk direklamasi disamping juga digunakan untuk wisata bumi perkemahan. Keberadaan organisme penghuni tanah berperan sangat besar dalam perbaikan kesuburan tanah tetapi juga menjadi ancaman bagi para pengunjung. Penelitian ini bertujuan mengetahui keanekaragaman makrofauna tanah. Tanah di wilayah buper pasir batang adalah tanah latosol coklat-hingga coklat kemerahan dengan rerata pH normal 6, KTK tinggi, suhu udara mencapai 18-23, sedangkan suhu tanah dapat mencapai 17 C.  Makrofauna yang terdapat di Buper Pasir Batang terdiri dari 1 filum arthropoda dengan 10 ordo dan 13 famili. INP terbesar adalah rayap walaupun yang didapati adalah larva dengan jumlah individu larva mencapai 305.  Peran makrofauna di dominasi oleh detrivore dan juga ada jenis fauna tanah yang harus diwaspadai sebagai predator. Keanekaragaman makrofauna termasuk dalam kategori sedang dengan distribusi yang relatif merata pada semua lokasi dengan nilai C<1. Untuk rehabilitasi/penanaman perlu adanya input bahan onganik tambahan untuk meningkatkan kolonisasi makrofauna tanah sehingga akan dapat meningkatkan peran makrofauna tanah dalam mineralisasi bahan organik. Jenis Makrofauna tanah sebagai predator perlu diwaspadai agar tidak melukai pengunjung buper.

Kata kunci: Tanah, makrofauna tanah, zona rehabilitasi

 

Abstract:  Pasirbatang Block is an area of mount ciremai national park that is active to be reclaimed in addition to also used for campground tours. The existence of soil-dwelling organisms plays a huge role in the improvement of soil fertility but also becomes a threat to visitors. This research aims to find outthevarious uniformity of soil macrophauna. Soil in the buper area of sand rods is brown-to-brown latosolsoil with a normal pH average of 6, high KTK, air temperature reaches 18-23, while the soil temperature can reach 17 C.  Macrophauna found in Buper Pasir Batang consist of 1 arthropod phylum with 10 order and 13 families. The largest INP is termites although what is found is the larvae with an individual number of larvae reaching 305.  The role of macrophauna is dominated by detrivores and there are also types of soil fauna that must be alerted as predators. Macrophauna diversity belongs to a medium category with a relatively even distribution of all locations with a value of C<1. For rehabilitation / planting there needs to be additional onganic material inputs to increase colonization of soil macrophauna so that it will be ableto increase the role of soil macrophauna in mineralization of organi materialk.  Types of soil macrophauna as predators need to be vigilant so as not to injure visitors buper.

Keywords: Soil, soil macrophauna, rehabilitation zone


Keywords


Tanah, makrofauna tanah, zona rehabilitasi

Full Text:

PDF

References


Borror D.J, Charles A.T, and Norman F.J. 1996. Pengenalan Pelajaran Serangga. Partosoedjono S, penerjemah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Terjemahan dari: An Introduction to the Study of Insect.

Suin NM. 1991. Perbandingan Komunitas Hewan Permukaan Tanah antara Ladang dan Hutan di Bukit Pinang, Pinang, Padang. Universitas Andalas, Padang.

Suheriyanto. 2000. Kajian Komunitas Fauna Tanah pada Pertanaman Bawang Merah Dengan dan Tanpa Aplikasi Pestisida. Universitas Brawijaya. Malang.

Sugiyarto. 2000. Keanekaragaman makrofauna tanah pada berbagai umur tegakan sengon di RPH jatirejo Borror D.J, Charles A.T, and Norman F.J. 1996. Pengenalan Pelajaran Serangga. Partosoedjono S, penerjemah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Terjemahan dari: An Introduction to the Study of Insect.

Lavelle, P., et.al. 1994. The relationship between soil macrofauna and tropical soil fertility. In Woomer, P.L. Swift (eds) the botanical manageman of tropical soil fertility. Chichester: John wiley & son.

Makalew, A.D.N. 2001. Keanekaragaman Biota Tanah Pada Agroekosistem Tanpa Olah Tanah (TOT). Makalah Falsafah Sains. Program Pasca Sarjana/S3.

Notohadiprawiro, T. 1998. Tanah dan Lingkungan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Priyadarshini, R. 1999. “Estimasi modal C (C - stock) Masukan bahan organik dan hubungannya dengan jumlah individu cacing tanah pada sistem wanatani”. Thesis. Malang: Program Pasca Sarjana UNIBRAW.

Sembel., D, T. 2010. Pengendalian Hayati-Hama-hama Serangga Tropis dan Gulma. Andi Offset. Yogyakarta.

Setiadi, Y. 1998. Pemanfaatan Mikroorganisme dalam Kehutanan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Pusat Antara Universitas Bioteknologi Bogor IPB.

Sugiyarto. 2000. Keanekaragaman makrofauna tanah pada berbagai umur tegakan sengon di RPH jatirejo kabupaten kediri. Biodiversitas. Vol 1 No 2 hal 47-53.

Suin., N. M. 1991. Perbandingan Komunitas Hewan Permukaan Tanah antara Ladang dan Hutan di Bukit Pinang, Pinang, Padang. Universitas Andalas, Padang.

Suin., N. M. 2003. Ekologi Hewan Tanah. Jakarta: Bumi Aksara.

Wibowo, C., Wardatur Rizkiyah. 2014. Keanekaragaman Makrofauna Tanah Pada Berbagai Tipe Tegakan Di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Silvikultur Tropika 05 (1 april 2014): 43-48.

kabupaten kediri. Biodiversitas. Vol 1 No 2 hal 47-53

Wibowo, C., Wardatur Rizkiyah. 2014. Keanekaragaman Makrofauna Tanah Pada Berbagai Tipe Tegakan Di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Silvikultur Tropika 05 (1 april 2014): 43-48




DOI: https://doi.org/10.25134/quagga.v13i1.3521

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi

ISSN 1907-3089 (print), ISSN 2651-5869 (online)

Organized by Biological Education Study Program, Faculty of Teachers Training and Education, Universitas Kuningan, Indonesia.

Website : https://journal.uniku.ac.id/index.php/quagga/index

Email : quagga.prodibio@uniku.ac.id

Address : Jalan Cut Nyak Dhien No.36A Kuningan, Jawa Barat, Indonesia.


View My Stats

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.