Inventarisasi Tumbuhan Obat Sebagai Upaya Swamedikasi Oleh Masyarakat Suku Mamasa Di Sulawesi Barat

Hasria Alang, Selvi Rosalia, Andi Dewi Rizka Ainulia

Abstract


Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang digunakn untuk mengobati suatu penyakit dikarenakan tumbuhan tersebut mengandung zat aktif yang berfungsi untuk mengobati penyakit tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginventarisir jenis tumbuhan yang bermanfaat sebagai obat tradisional, organ tumbuhan yang digunakan dan cara penggunaan tanaman  obat   tersebut yang dipergunakan oleh masyarakat  di  Desa Tondok Bakaru Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu Purpose sampling dan metode pengambilan sampel dilakukan secara observasional dan wawancara mendalam terhadap penyehat tradisional (tabib) dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. bahwa terdapat 14 spesies tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional yaitu murbei, pandan wangi, pegagan, kunyit, sambung nyawa, mint, tembelekan, jawer kotok, kembang sepatu, jambu biji, sirih, afrika, cocor bebek dan bandotan. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun dan cara pengolahan yang paling banyak adalah dengan cara diminum. Tumbuhan yang digunakan sebagai obat paling banyak ditemukan di pekarangan rumah.


Medicinal plants are plants that are used to treat a disease because these plants contain active substances that serve to treat certain diseases. The purpose of this study is to inventory plant types that are useful as traditional medicines, plants used and how to use the drug plants used by the community in the village of Tokok Bakaru, Mamasa District, Mamasa Regency, West Sulawesi. The sampling technique used in this study was purpose sampling and the sampling method was carried out observationally and in-depth interviews on traditional obit (physical) and community leaders. The results showed that. That there are 14 species of plants used as traditional medicines namely Mulberry, Pandan Wangi, Pegagan, Turmeric, Nyawa, Mint, Teaching, Jawer Kotok, Hibiscus, Guava, Sirih, Africa, Cocor Duck and Bandotan. The most widely used plant parts are leaves and the most processing methods are by drinking. Plants used as the most drugs are found in the yard.


Keywords


Etnomedisin; inventarisasi; senyawa aktif; tumbuhan obat

Full Text:

PDF

References


Aisyah, R., Gunawan, R. B., & Sutrisna, E. (2016). Efek Ekstrak Etanol 70% Daun Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis l.) Dalam Memperpendek Waktu Perdarahan dan Waktu Pembekuan Pada Mencit Jantan Galur Swis. Biomedika, 8(1), 23–29. https://doi.org/10.23917/BIOMEDIKA.V8I1.3023

Alang, H., Hastuti, H., & Yusal, M. S. (2021). Inventarytation of medicinal plants as a self-medication by the Tolaki, Puundoho village, North Kolaka regency, Southeast Sulawesi. Jurnal Ilmiah Farmasi, 17(1), 19–33. https://doi.org/10.20885/JIF.VOL17.ISS1.ART3

Arisonya, S., Wibisono, G. & Aditya, G. (2014). Efektivitas Ekstrak Kunyit (Curcuma Domestica) Terhadap Jumlah Sel Makrofag Dan Diameter Pada Lesi Ulkus Traumatikus. Jurnal B-Dent, 1(2), 118 – 125. https://jurnal.unbrah.ac.id/index.php/bdent/article/view/16

Barelrina, N. P., Lukmayani, Y. & & Kodir, A. . (2021). Potensi Aktivitas Antibakteri Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) terhadap Bakteri Staphylococcus epidrmidis dan Propionibacterium acnes. Prosiding Farmasi, 43–48. http://repository.unisba.ac.id/handle/123456789/28628

Bhakta, D., & Ganjewala, D. (2009). Effect of Leaf Positions on Total Phenolics, Flavonoids and Proanthocyanidins Content and Antioxidant Activities in Lantana Camara (L). Journal of Scientific Research, 1(2), 363–369. https://doi.org/10.3329/JSR.V1I2.1873

Birdi, T., Brijesh, S., & Daswani, P. (2014). Bactericidal Effect of Selected Antidiarrhoeal Medicinal Plants on Intracellular Heat-Stable Enterotoxin-Producing Escherichia coli. Indian Journal of Pharmaceutical Sciences, 76(3), 229. /pmc/articles/PMC4090831/

Bustanussalam, Apriasi, D., Suhardi, E., & Jaenudin, D. (2015). Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle Linn) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(2), 58–64. https://doi.org/10.33751/JF.V5I2.409

Fadli, M. Y. (2015). Benefits of Sambung Nyawa (Gynura procumbens) Subtance as Anticancer. Jurnal Majority, 4(5), 50–53.

Fratiwi, Y. (2015). The potential of guava leaf (Psidium guajava L.) for diarrhea. Jurnal Majority, 4(1), 113–118.

Hasanah, N., Sudrajat, H. W., & Damhuri, D. (2016). Etnobotani tumbuhan obat masyarakat Desa Lapandewa Kaindea Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 1(1), 14–20.

Hestiana, A., Yasin, N., Hariri, A. M., & Subeki, S. (2014). Aktivitas Antifidan Ekstrak Daun Mint (Mentha arvensisl.) Dan Buah Lada Hitam (Piper nigrum l.) Terhadap Ulat Krop Kubis (Crocidolompa pavonana F.). Jurnal Agrotek Tropika, 2(1), 124 – 129. https://doi.org/10.23960/JAT.V2I1.1942

Indriyanti, N., & Garmana, A. N. (2011). Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata) Untuk Terapi Preventif Lupus pada Mencit yang Diinduksi dengan 2, 6, 10, 14 Tetramethylpentadecane. J. Trop. Pharm. Chem. 2011, 1(3), 224–229. http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/1870

Izzuddin, M. Q., & Azrianingsih, R. (2015). Inventory of medicinal plants in kampung adat urug, urug village, sukajaya district, bogor regency. Natural B, Journal of Health and Environmental Sciences, 3(1), 081–092. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21776/ub.natural-b.2015.003.01.11

Jumiarni, W. O., & Komalasari, O. (2017). Eksplorasi Jenis Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Suku Muna Di Permukiman Kota Wuna. Traditional Medicine Journal, 22(1), 45–56.

Kharimah, N. Z., Lukmayani, Y., & Syafnir, L. (2016). Identifikasi Senyawa Flavonoid pada Ekstrak dan Fraksi Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.). Prosiding Farmasi; Vol 2, No 2, Prosiding Farmasi (Agustus, 2016); 703-709, 703–709. http://repository.unisba.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/8102

Kuntorini, E. M. (2018). Botani ekonomi suku Zingiberaceae sebagai obat tradisional oleh masyarakat di Kotamadya Banjarbaru. BIOSCIENTIAE, 2(1), 25–36. https://doi.org/10.20527/B.V2I1.139

Kursia, S., Lebang, J. S., & Nursamsiar, N. (2016). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etilasetat Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 3(2), 72–77. http://jurnal.unpad.ac.id/ijpst/article/view/8643

Larasati, A., Marmaini, M., & Kartika, T. (2019). Inventarisasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Di Sekitar Pekarangan Di Kelurahan Sentosa. Indobiosains, 1(2), 76–87. https://doi.org/10.31851/INDOBIOSAINS.V1I2.3198

Lau, S. H. A., Wahyudin, E., & Lallo, S. (2018). Potensi Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Sambung Nyawa (Gynura Procumbens) Terenkapsulasi Maltodextrin Dan Pengaruhnya Terhadap Kadar Mda Darah Tikus Wistar (Rattus Novergicus) Jantan Yang Diinduksi CCl4 MDA DARAH TIKUS WISTAR (Rattus novergicus) JANTAN YA. Majalah Farmasi Dan Farmakologi, 22(3), 93–98. https://doi.org/10.20956/MFF.V22I3.5847

Lely Latif Fianti. (2017). Efektivitas Perasan Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus musculus).

Mamahani, A. F., & Simbala, H. E. (2016). Etnobotani Tumbuhan Obat Masyarakat Subetnis Tonsawang Di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara. PHARMACON, 5(2), 206–212. https://doi.org/10.35799/PHA.5.2016.12191

Manek, M. N., Boro, M. T., & Ruma, M. T. L. (2019). dentifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Berkhasiat Obat Di Desa Lookeu Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu. Jurnal Biotropikal Sains, 16(1), 64–77.

Manikandan, R., Anand, A. V., & Kumar, S. (2016). Phytochemical and in vitro Antidiabetic activity of Psidium Guajava leaves. Pharmacognosy Journal. Pharmacognosy Journal, 8(4), 392–394.

Mohammadi, J. dan P. R. N. (2012). The histopathologic effects of Morus alba leaf extract on the pancreas of diabetic rats. TURKISH JOURNAL OF BIOLOGY, 36(2), 211–216. https://doi.org/10.3906/biy-1008-51

Mulyani, Y., Hasimun, P., & Sumarna, R. (2020). Kajian Etnofarmakologi Pemanfaatan Tanaman Obat Oleh Masyarakat Di Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat: Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal), 6(1), 37–54. https://doi.org/10.22487/J24428744.2020.V6.I1.13572

Putri, N. S. E. P., & Tjitraresmi, A. (2018). Aktivitas Gynura Procumbens Untuk Terapi Farmakologi: Sebuah Review. Farmaka Suplemen Volume 15 Nomor 1, 16(1), 213–221.

Qamariah, N., Mulyani, E., & Dewi, N. (2018). Inventarisasi Tumbuhan Obat di Desa Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur. Borneo Journal of Pharmacy, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.33084/BJOP.V1I1.235

Rahayu, N. P., Pratiwi, K., & Muderawan, W. (2016). Analisis Kandungan Kimia Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle) Dengan Gc-Ms. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 304–310. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/semnasmipa/article/view/10216

Raodah. (2019). Pengetahuan Lokal Tentang Pemanfaatan Tanaman Obat Pada Masyarakat Tolaki di Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Pangadereng, 5(1), 46–63.

Rijai, L. (2014). Potensi Tumbuhan Tembelekan (Lantana camara Linn) Sebagai Sumber Bahan Farmasi Potensial. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 2(4), 203–211. https://doi.org/10.25026/JTPC.V2I4.70

Rizal, S., & Sustriana. (2019). Inventarisasi Dan Identifikasi Tanaman Bekhasiat Obat Di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Indobiosains, 1(2), 50–62. https://doi.org/10.31851/INDOBIOSAINS.V1I2.3199

Safani, E. E., Kunharjito, W. A. C., Lestari, A., & Purnama, E. R. (2019). Potensi Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) Sebagai Spray Untuk Pemulihan Luka Mencit Diabetik Yang Terinfeksi Staphylococcus aureus. Biotropic : The Journal of Tropical Biology, 3(1), 68–78. https://doi.org/10.29080/biotropic.2019.3.1.68-78

Santoso, B. B., & Hariyadi, H. (2008). Metode pengukuran luas daun jarak pagar (Jatropha curcas L.). MAGROBIS-Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 8(1), 17–22.

Silalahi, M. (2018). Ageratum conyzoides L. (Pemanfaatan Sebagai Obat dan Bioaktivitasnya). Jurnal Dinamika Pendidikan, 11(3), 197-209.

Slamet, A., & Andarias, S. H. (2018). Studi Etnobotani dan Identifikasi Tumbuhan Berkhasiat ObatMasyarakat Sub Etnis Wolio Kota Baubau Sulawesi Tenggara. In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning, 5(1), 721–732.

Supratiknyo, S. (2015). Kecepatan Kesembuhan Keputihan Patologis dengan Intervensi Rebusan Daun Sirih. Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 2(1), 41–48. https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/oksitosin/article/view/422

Sutardi, S. (2016). Kandungan Bahan Aktif TanKandungan Bahan Aktif Tanaman Pegagan Dan Khasiatnya Untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuhaman Pegagan dan Khasiatnya untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 35(3), 121–130. https://doi.org/10.21082/jp3.v35n3.2016.p121-130

Suwandi, E., & Sugito, S. (2017). Efektifitas Air Rebusan Daun Pandan (Pandanus Amaryllifolius) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella Typhi dengan Metode Dillution Test. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 1(1), 40–44.

Syamsuri, S., & Alang, H. (2021). Inventarisasi Zingiberaceae yang Bernilai Ekonomi (Etnomedisin, Etnokosmetik dan Etnofood) di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Agro Bali : Agricultural Journal, 4(2), 219–229. https://doi.org/10.37637/AB.V4I2.715

Tjitrosoepomo, G. (1994). Taksonomi tumbuhan (Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pterodophyta). Gadjah Mada University Press.

Tjitrosoepomo, G. (2007). Tjitrosoepomo, I. G. Gadjah Mada University Press.

Tukiran, S., & Hidayati, N. (2014). Skrining Fitokimia Pada Beberapa Ekstrak Dari Tumbuhan Bugenvil (Bougainvillea Glabra), Bunga Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L.), Dan Daun Ungu (Graptophylum Pictum Griff. Prosiding SemNas Kimia Unesa.

Venkatachalam, T., Kumar, V. K., Selvi, P. K., Maske, A. O., & Kumar, N. S. (2011). Physicochemical and preliminary phytochemical studies on the lantana camara (L.) fruits. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 3(1), 52–54.




DOI: https://doi.org/10.25134/quagga.v14i1.4852

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi

ISSN 1907-3089 (print), ISSN 2651-5869 (online)

Organized by Biological Education Study Program, Faculty of Teachers Training and Education, Universitas Kuningan, Indonesia.

Website : https://journal.uniku.ac.id/index.php/quagga/index

Email : [email protected]

Address : Jalan Cut Nyak Dhien No.36A Kuningan, Jawa Barat, Indonesia.


View My Stats

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.