PERBEDAAN HASIL PEMBELAJARAN MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM WACANA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS VII MTS DARUSSALAM JAPARA TAHUN AJARAN 2014/2015
Abstrak
Judul penelitian ini adalah perbedaan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015. Rumusan masalah: 1) bagaimanakah hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015?; 2) bagaimanakah hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015?; 3) adakah perbedaan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015? Metode: deskriptif komparatif. Simpulan: 1) hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara kurang, dari nilai rata-rata yang dicapai yaitu 50.70; 2) hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara cukup, dari nilai rata-rata yang dicapai yaitu 59.36; 3) ada perbedaan yang signifikan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa pada taraf signifikan 5% diperoleh 2,000, sedangkan nilai t hitung lebih besar yaitu 3,09.
Kata kunci: perbedaan, hasil pembelajaran, metode make a match, dan metode talking stick
Referensi
Arifin, E. Zaenal dan S. Amran Tasai.(2009).Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akademika Pressindo
Arikunto, Suharsimi.(2013).Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Heryadi, Dedi.(2008).Statistika Praktis untuk Penelitian Pendidikan. Tasikmalaya: Universitas Kuningan
Heryadi, Dedi.(2010).Metode Penelitian Pendidikan Bahasa.Tasikmalaya: Pustaka Billah
Hs, Widjono.(2007).Bahasa Indonesia Mata Kuliah Pengembangan Kepribadiaan di Perguruan Tinggi.Jakarta: PT Grasindo
Huda, Miftahul.(2013).Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran.Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset
Keraf, Gorys.(1979).Komposisi.Jakarta: Nusa Indah
Kridalaksana, Harimurti.(2008).Kamus Linguistik.Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Prihantini, Ainia.(2015).Master Bahasa Indonesia.Yogyakarta: PT Bentang Pustaka
Sanjaya, Wina.(2008).Kurikulum dan Pembelajaran.Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Sugiyono.(2013).Metode Penelitian Pendidikan.Bandung: CV Alfabeta
Suprijono, Agus.(2011).Cooperative Learning Teori & Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Trianto.(2013).Model Pembelajaran Terpadu.Jakarta: PT Bumi Aksara
Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar.(2011).Pengantar Statistik.Jakarta: PT Bumi Aksara
Waluyo, Budi.(2013).Bahasa dan Sastra Indonesia.Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mand
Yuliani, Yeni.(2013).Penerapan Metode Pembelajaran Question Student Have untuk Meningkatkan Kemampuan Menemukan Gagasan Utama dalam Teks Wacana pada Siswa Kelas VII SMP Negri 2 Cigugur Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2012/2013.Universitas Kuningan
Penulis yang menerbitkan artikel dalam Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta artikel dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah lisensi CC-BY-SA atau The Creative Commons Attribution - Share Alike Licence.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.