PERBEDAAN KEMAMPUAN MEMAHAMI ISI PUISI MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENDENGARKAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 LEBAKWANGI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Ida Hamidah

Abstract


Tujuan pembelajaran puisi adalah agar siswa memperoleh pengalaman berapresiasi dan berekspresi puisi. Pengalaman tersebut dilakukan siswa dengan membaca puisi dan mendengarkan pembacaan puisi sehingga siswa mampu berekspresi terhadap puisi. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut. (1) Bagaimanakah kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan membaca siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013? (2) Bagaimanakah kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan mendengarkan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013? (3) Adakah perbedaan kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan membaca dan mendengarkan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013? Hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan membaca siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013, baik. 2) Kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan mendengarkan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013, cukup. 3) Ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan membaca dan mendengarkan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif komparatif, tujuannya adalah untuk mencari perbandingan (perbedaan dan persamaan) dua variabel dengan memberi perlakuan-perlakuan tertentu pada dua kelompok, sehingga dapat diketahui perlakuan cara yang terbaik antara dua kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi Kabupaten Kuningan tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 120 siswa. Penulis mengambil sampel dengan cara sampling cluster. Dalam sampling cluster ini populasi dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok atau cluster. Secara acak sampel cluster yang diperlukan diambil dengan proses pengacakan. Setelah dilakukan pengundian terhadap 4 (empat) kelompok dari kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi, diperoleh sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII A sebanyak 30 orang dan kelas VII C sebanyak 30 orang. Berdasarkan data dan pengolahan data penelitian, diperoleh hasil berikut. 1) Kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan membaca siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013, berketegori baik, dengan nilai-rata-rata 77,50. Jadi, hipotesis yang penulis ajukan, diterima. 2) Kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan mendengarkan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013, berkategori cukup, dengan nilai-rata-rata 69,48. Jadi, hipotesis yang penulis ajukan, diterima. 3) Ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan membaca dan mendengarkan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebakwangi tahun pelajaran 2012/2013. Hal tersebut dibuktikan dari hasil penghitungan dengan uji t yang menghasilkan t hitung lebih besar daripada t tabel, yaitu 4,01 > 2,660. Artinya, kemampuan memahami isi puisi melalui kegiatan membaca lebih baik daripada kegiatan mendengarkan.
Kata kunci : isi puisi, membaca, mendengarkan, SMP

References


Aminuddin. (2004). Pengantar Apresiasi Sastra.Bandung: Sinar Baru Algensindo

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Dimyati. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Djamarah, Syaiful Bahri. (2006). Strategi Belajar Mengajar Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta

Gloriani, Yusida. (2006). Pengkajian dan Apresiasi Puisi Indonesia. Kuningan: UNIKU

Heryadi, Dedi. (2009). Statistika Praktis untuk Penelitian Pendidikan. Tasikmalaya: Universitas Siliwangi

Mulyasa. (2010). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara

Mulyana, Slamet. (2004). Model-model Pembelajaran. Bandung: LPMP

Nurgiantoro, Burhan. (2010). Penilaian Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: BPFE

Poerwadarminta. (2010). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka

Pradopo, Rachmat Djoko, dkk. (1997). Puisi. Jakarta: Universitas Terbuka

Puji Santosa. (2008). Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka

Sagala, Syaiful. (2011). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandug: Alfabeta

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alabeta

Sukmadinata, Nana, Syaodih. 2010. Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosda Karya

Wellek, Rene dan Warren Austin. (1995). Teori Kesusastraan, Terjemahan Melani Budianta. Jakarta: PT Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v2i1.152



Copyright (c)



Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

e-ISSN 2614-7718 | p-ISSN 2086-0609

DOAJ | DIMENSION | SCHOLAR | SINTA

 Creative Commons License

View My Stats

Jl. Cut Nyak Dien No. 36A Cijoho-Kuningan

Pos. 45513 | surel journal.fon@uniku.ac.id