STRATEGI KAMPANYE RIDWAN KAMIL DALAM MEDIA INSTAGRAM

Fadhilah Juwita Lestari, Shany Pebrianti, Aceng Ruhendi Syaifullah

Sari


Suasana politik di beberapa daerah di Indonesia semakin memanas menjelang Pilkada tahun 2018, tak terkecuali di Jawa Barat. Berbagai cara pun dilakukan oleh semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur demi meraih kemenangan. Tidak sedikit kampanye-kampanye hitam dan kata-kata tidak santun dilakukan untuk menjelek-jelekan pasangan calon lawan. Ridwan Kamil merupakan salah satu calon gubernur Jawa Barat yang memiliki elektabilitas yang cukup tinggi di Jawa Barat. Mengacu pada hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengetahui strategi kampanye yang dilakukan oleh Ridwan Kamil ditinjau dari sudut pandang linguistik. Makalah ini akan membongkar strategi tindak tutur, kesantuan, dan propaganda kampanye Ridwan Kamil dalam caption instagram official pribadinya. Makalah ini menggunakan teori tindak tutur ilokusi dari Searle dan Austin untuk mengungkap jenis tuturan yang digunakan RK dalam berkampanye. Selanjutnya teori Leech digunakan untuk mengetahui strategi dan indikator kesantunan yang digunakan oleh RK. Yang terakhir adalah teori strategi propaganda yang digagas oleh Lee & Lee digunakan untuk mengungkap strategi propaganda di balik tuturan RK. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi tindak tutur yang paling banyak digunakan adalah Assertif; strategi kesantunan yang banyak digunakan adalah maksim penghargaan dengan mayoritas skala kesantunan untung/rugi; dan strategi propaganda yang paling sering digunakan adalah glittering generality. Berdasarkan hasil penelitian, citra yang ingin dibangun oleh RK dalam kampanyenya di media Instagram adalah integritas yang tinggi, bijaksana, merakyat, dan bercita-cita luhur.

Kata Kunci: strategi tindak tutur, prinsip kesantunan, strategi propaganda, Ridwan Kamil, Instagram


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Allan, Keith. 2001. Natural Language Semantics.UK: Blackwell Publishers Ltd.

Eriyanto. 2001. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS

Hardini. J. Isriani. 2013. Analisis Pragmatik Dalam Wacana Kampanye Politik Pemilihan Gubernur

Dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Periode 2013-2018

H.M, Junaiyah dan Jaenal Arifin. 2010. Keutuhan Wacana. Jakarta: Grasindo

Lee, A.M. dan E.B.Lee. 1939. The Fine Art of Propaganda: A Study of Father Coughlins Speeches.

New York: Harcourt, Brace and Company.

Leech, Geoffrey. 1983. Principles of Pragmatics. London: Longman

Paltridge, Brian. 2006. Discourse Analysis: An Introduction. London: Continuum

Rahardi. R. Kunjana. 2005. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga

Rochmawati, Dyah. 2017. Pragmatic and Rhetorical Strategies in the English-Written Jokes.

Indonesian Journal of Applied Linguistics, 7(1), Mei 149-159.

Searle, John. R. 1969. Speech Act: An Essay on the Philosophy of Language. London: Cambridge

Septian, Ryo. 2015. Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam bahasa Iklan Kampanye Partai Politik pada

Pemilu Legislatif tahun 2014 di Indonesia. Surabaya: UNAIR

Subagyo, P. Ari. 2010. Pragmatik Kritis: Paduan Pragmatik Dengan Analisis Wacana Kritis.

Yogyakarta: Universitas Sanatha Dharma

Sutanto, M. Himawan. 2014. Propaganda Politik Calon Presiden Republik Indonesia 2014 -2019

(Analisis Isi Berita Kampanye Pemilihan Presiden Tahun 2014 Pada Harian Kompas Edisi 4

Juni Sampai 5 Juli 2014). Jurnal Humanity Volume 9, Nomor 2.

http://ejournal.umm.ac.id/index.php/humanity/article/view/2391 diakses tanggal 01 Juni 2018

Van Dijk. 1997.Discourse As Social Interaction. London: Sage


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Statistik