KETIDAKEFEKTIFAN KALIMAT PADA SURAT DINAS TINGKAT DESA SE-KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN DAN ANCANGAN POLA PEMBINAANNYA
Abstrak
Penelitian ini berjudul Ketidakefektifan Kalimat pada Surat Dinas Tingkat Desa Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dan Ancangan Pola Pembinaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidakefektifan kalimat pada surat dinas yang dibuat oleh staf administrasi Desa yang berada di lingkungan Kecamatan Darma serta menghasilkan ancangan pola pembinaan bahasa Indonesia berdasarkan analisis kesalahan kalimat pada surat dinas. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan metode deksriptif kualitatif. Dari penelitian ini sudah terkumpul 19 surat surat dinas dan hasil analisisnya adalah sebagai berikut. (1) Ketidakefektifan kalimat pada surat dinas pemerintahan Desa Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan banyak surat yang menggunakan kalimat yang tidak efektif. Misalnya, kalimatnya terlalu panjang, banyak menggunakan kata-kata yang tidak diperlukan, dan ketidakjelasan subjek dan predikat, (2) Berdasarkan analisis ketidaefektifan kalimat pada surat dinas, maka dibentuk ancangan pola pembinaan bahasa dalam bentuk rancangan pelaksaan pembinaan bahasa. Materi yang akan dibinakan adalah pilihan kata, penggunaan kalimat, dan sistematika. Adapaun metodenya adalah dengan praktik langsung yang dikemas dalam bentuk workshop. Sementara itu, evaluasinya akan dilaksanakan melalui proses paraktik langsung pembuatan surat dinas.
Kata kunci : Analisis Kesalahan Berbahasa, ketidakefektifan kalimat, Surat Dinas, Ancangan Pembinaan Bahasa
Referensi
Ahyadi, Didi. 2011. Linguistik Umum. Kuningan:Universitas Kuningan.
Arifin, Zaenal E dan Amran Tasai. 2008. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta : Akademika Pressindo.
Chaer, Abdul. 2014.Linguistik Umum. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Sintaksis Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Jauhari, Heri. 2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung : CV. Pustaka Setia.
Kosasih, E dan Sutari, Ice. 2003. Surat Menyurat dan Menulis Surat Dinas dengan Benar. Bandung : CV Yrama Widya.
Kosasih dan Wawan Hermawan. 2012. Bahasa Indonesia Berbasis Penulisan Karya Ilmiah dan Jurnal. Bandung : CV. Thursina.
Hanifah, Ifah dan Sun Suntini. 2017. Peyusunan Ancangan Pola Pembinaan Bahasa Indonesia Berdasarkan Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Surat Dinas Lembaga Pemerintahan Di Kabupaten Kuningan.
Jurnal Visipena. Vol.8 (1). Januari. Hal. 33-45.
Heryadi, Dedi. 2009. Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia. Tasikmalaya : Univeristas Siliwangi.
Heryadi, Dedi. 2010. Metode Penelitian Bahasa. Bandung : Pusbill-Bandung.
Ramlan, M. 1987. sintaksis. Yogyakarta: C.V. KARYONO.
Setyawati, Nanik. 2013. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Teori Dan Praktik.Yogyakarta : Yuma Pustaka.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitisn Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : C.V. Alfabeta.
Surakarta.Purwandari, Heni Setya, dkk. 2014. Analisis kesalahan
berbahasa Indonesia Pada Surat Dinas Kantor Desa Jladri.
BASASTRA Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia, Vol.1, (3), 478-489. [Online]. Tersedia di :
http:jurnal.fkip.uns.ac.id/indexphp/bhs_indonesia/article/4045
Ferbruari 2018].
Soedjito dan Solchan. 2004. Surat Menyurat Resmi Bahasa Indonesia. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Tasai, Amran dan Abdul Rozak Zaidan. 2008. Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. Jakarta : Universitas Terbuka.
Tauandy, Lutfi Aji. 2013. Analisis kesalahan berbahasa pada penulisan surat dinas .Surakarta : Universitas Muhamadiyah.
Yulianto, Bambang dan Maria Mintowati. (2015). Analisis Kesalahan Berbahasa. Jakarta : Univeristas
Penulis yang menerbitkan artikel dalam Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta artikel dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah lisensi CC-BY-SA atau The Creative Commons Attribution - Share Alike Licence.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.