ANALISIS TINDAK TUTUR DAN GAYA BAHASA PADA DIALOG-DIALOG NASKAH DRAMA “REPUBLIK BAGONG” KARYA N. RINATIARNO

Ida Hamidah, Yusuf Maulana Akbar

Sari


Rumusan masalah yang menjadi penelitian dalam skripsi ini adalah sebagai berikut. 1) Bagaimanakah unsur intrinsik pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno? 2) Bagaimanakah tindak tutur lokusi pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Rinatiarno berdasarkan setting suasana? 3) Bagaimanakah tindak tutur ilokusi pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan setting suasana? 4) Bagaimanakah tindak tutur perlokusi pada dialog-dialog naskah drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan setting suasana? 5) Bagaimanakah gaya bahasa pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan lokusi, ilokusi, perlokusi?. Tujuan penelitian: 1) ingin mengetahui unsur intrinsik pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno; 2) ingin mengetahui tindak tutur lokusi pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Rinatiarno berdasarkan setting suasana; 3) ingin mengetahui tindak tutur ilokusi pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan setting suasana; 4) ingin mengetahui tindak tutur perlokusi pada dialog-dialog naskah drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan setting suasana; 5) ingin mengetahui gaya bahasa pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan lokusi, ilokusi, perlokusi. Metode: metode deskriptif kualitatif. Teknik: teknik perolehan data (teknik studi pustaka dan analisis dokumenter) dan teknik pengolahan data (analisis). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno. Kemudian teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposif. Sampel dalam penelitian ini adalah dialog-dialog naskah drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno yang mempunyai tindak tutur lokusi, ilokusi, perlokusi, dan gaya bahasa. Simpulan yang menjadi penelitian dalam skripsi ini sebagai berikut. 1) Unsur intrinsik pada dialog-dialog drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno dapat disimpulkan tema, konflik, alur atau plot, tokoh dan perwatakan, latar atau setting, dialog, amanat. 2) Tindak tutur lokusi pada dialog-dialog naskah drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan setting suasana dapat disimpulkan bahwa tindak tutur lokusi yang lebih banyak digunakan adalah meminta. 3) Tindak tutur ilokusi pada dialog-dialog naskah drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan setting suasana dapat disimpulkan bahwa tindak tutur lokusi yang lebih banyak digunakan adalah memberitahukan. 4) Tindak tutur perlokusi pada dialog-dialog naskah drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno berdasarkan setting suasana dapat disimpulkan bahwa tindak tutur perlokusi yang banyak pengarang digunakan adalah meyakinkan. 5) Gaya bahasa berdasarkan lokusi, ilokusi, perlokusi pada dialog-dialog naskah drama “Republik Bagong” karya N. Riantiarno dapat disimpulkan bahwa gaya bahsa yang banyak digunakan pengarang adalah gaya bahasa asonansi.
Kata kunci : tindak tutur, gaya bahasa, naskah drama.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2010. Sosiolinguistik Pengenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Dwiloka, Bambang dan Rati Riana. 2005. Teknik Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: Rineka Cipta.

Furchan, Arief. 2007. Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pusaka Pelajar.

Hayati, A dan Mansur Muslich. (Tanpa Tahun). Latihan Apresiasi Sastra. (Tanpa Tempat Terbit): Triana Media.

Heryadi, Dedi. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Pusaka Billah.

Keraf, Gorys. 1984. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pusaka Utama.

Lubis, A. Hamid Hasan. 1991. Analisis Wacana Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Nadar, F. X. 2013. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rahardi, R. Kunjana. 2009. Sosiopragmatik Kajian Imperatif dalam Wacana Konteks Sosiokultural dan Konteks Situasional. Jakarta: Erlangga.

Rianntiano, N. 2001. Republik Bagong. Yogyakarta: Galang Press.

Sugiantomas, Aan. 2013. Apresiasi Drama. Kuningan: Universitas Kuningan.

_______________. 2011. Materi Perkuliahan Apresiasi Drama. Kuningan: Universitas Kuningan.

Tarigan, Henry Guntur. 1984. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Waluyo, Herman. 2002. Teori dan Pengajaran Drama. Yogyakarta: Hanindita.

Yule, George. 2006. Pragmatik. Yogyakarta: Pusaka Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v4i1.176

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.copyrightStatement##



Jurnal Indeks

Aplikasi pendukung

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

View My Stats