MEKANISME PERTAHANAN EGO TOKOH SENTRAL SEBAGAI PENAGARUH BUDAYA PATRIARKI DALAM FILM KIM JI-YOUNG, BORN 1982
Abstrak
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk mekanisme pertahanan ego sebagai pengaruh dari budaya patriarki yang dialami oleh tokoh sentral perempuan, yakni Kim Ji-young. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori Sigmund Freud mengenai mekanisme pertahanan ego. Sumber data yang digunakan berasal dari dialog film Kim Ji-young, Born 1982 dengan bentuk data tulisan berupa kata, frasa, klausa, atau kalimat. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 8 bentuk mekanisme pertahanan ego yang terdiri atas 11 data. Bentuk mekanisme pertahanan ego yang paling sering digunakan adalah introjeksi sebanyak 4 data. Sementara untuk 7 bentuk lainnya yakni: (1) represi, (2) pengingkaran, (3) pengalihan, (4) formasi reaksi, (5) pembalikan, (6) agresi, (7) rasionalisasi, masing-masing terdiri atas 1 data.
KATA KUNCI: mekanisme pertahanan ego, patriarki, film >
CENTRAL FIGURE'S EGO DEFENSE MECHANISM AS A PATRIARCHIC CULTURAL INFLUENCE IN THE MOVIE OF KIM JI-YOUNG, BORN 1982
ABSTRACT: The purpose of this study is to describe the form of ego defense mechanism as the effects of patriarchal culture experienced by the female central figure, namely Kim Ji-young. This type of research is qualitative descriptive research used a literary pshychology approach based on Sigmund Freud’s theory of ego defense mechanism. The data source used comes from the dialogue of Kim Ji-young, Born 1982’s film with written data in the form or words, phrases, clauses, or sentences. The results of this study indicate that there are 8 forms of ego defense mechanism which most often used is introjection. Meanwhile, the other 7 forms are: (1) repression; (2) denial; (3) displacement; (4) reacrion-formation; (5) reversal; (6) aggression; and (7) rationalization, each consisting of 1 data.
Keywords: ego defense mechanism, patriarchy, movie.
Referensi
Afrikah, A. N., & Setyorini, R. (2021). Mekanisme Pertahanan dan Konflik Tokoh dalam Novel Si Anak Badai Karya Tere Liye. DEIKSIS, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.30998/deiksis.v13i1.5459
Boeree, C. G. (2017). General Psychology: Psikologi Kepribadian, Persepsi, Kognisi, Emosi, dan Perilaku. PRISMASHOPIE.
Davison, G. C., Neale, J. M., & Kring, A. M. (2014). Psikologi Abnormal. RajaGrafindo Persada.
Detik Hot. (2019, November 12). 18 Hari Penayangan, “Kim Ji Young Born in 1982” Raih 3 Juta Penonton [Laman Web Berita]. Detik Hot. https://hot.detik.com/kmovie/d-4781252/18-hari-penayangan-kim-ji-young-born-in-1982-raih-3-juta-penonton
Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra. Widyatama.
Fakih, M. (2013). Analisis Gender & Transformasi Sosial. Pustaka Pelajar.
Fatoni, A. S. (2020). Struktur Kepribadian dan Mekanisme Pertahanan Ego Tokoh Utama dalam Naskah Drama Al-Wajhu Al-Muzlimli Al-Qamar Karya Najib Kailani (Telaah Psikoanalisis Sigmund Freud). Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education, 1(2), 36–57.
Gamlin, J. B. (2020). You See, We Women, We Can’t Talk,Wwe Wan’t Have an Opinion. Social Science & Medicine, 252(20), 1–8. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2020.112912
Pieter, H. Z., & Lubis, N. L. (2016). Pengantar Psikologi untuk Kebidanan. KENCANA.
Setiaji, A. B. (2019). Kajian Psikologi Sastra dalam Cerpen “Perempuan Balian” Karya Sandi Firli. Jurnal Lingue:: Bahasa, Budaya, dan Sastra, 1(1), 21–35.
Yusuf, S. (2004). Pengembangan Kesehatan Mental dalam Kajian Psokologi dan Agama (Pertama).
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Penulis yang menerbitkan artikel dalam Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta artikel dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah lisensi CC-BY-SA atau The Creative Commons Attribution - Share Alike Licence.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.