Profil Kemampuan Literasi Sains Berdasarkan Gender di Kelas X

Risti Hilda Fadlika, Rima Mulyani, Trisna Nur Sari Dewi

Abstract


Berdasarkan hasil PISA pada tahun 2018 capaian kemampuan literasi sains Indonesia menempati posisi 70 dari 78 negara. Hal ini membuktikan bahwa secara umum kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan literasi sains berdasarkan gender pada siswa kelas X MIPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA yang berjumlah 6 kelas. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 4 kelas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kemampuan literasi sains siswa tergolong kategori sedang. Dimana kemampuan mengidentifikasi permasalahan ilmiah siswa yang menjawab soal dengan benar paling tinggi adalah siswa laki-laki daripada siswa perempuan yaitu sebesar 76,92% sehingga dikategorikan tinggi. Sedangkan untuk kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah siswa yang menjawab soal dengan benar paling tinggi adalah perempuan yaitu sebesar 68,15% sehingga dikategorikan sedang dan kemampuan menggunakan bukti-bukti ilmiah siswa yang menjawab soal dengan benar paling tinggi juga perempuan yaitu 59,52% sehingga dikategorikan rendah.


Keywords


Literasi Sains; Gender.

Full Text:

PDF

References


Angraini, Gustia. 2014. Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Kelas X di Kota Solok. Prosiding Mathematics and Sciences. (-): 16-170.

Ekohariadi. 2009. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Sains Siswa Indonesia Berusia 15 Tahun. Jurnal Pendidikan Dasar.

Gormally, C. Brickman, P. dan Lutz, M. 2012. Developing a Test of Scientific Literacy Skills (TOSLS): Measuring Undergraduates Evalution of Scientific Information and Arguments. CBE-Life Sciences Education. 11 (-): 364-377.

Hoque, Uzma S. 2015. Summary of Indonesias Gender Analysis. Artikel. https://www.adb.org/publications/summary-indonesias-gender-analysis

diakses 10 Juni 2020.

Huryah, F. Sumarmin, R dan Effendi, J. 2017. Analisis Capaian Literasi Sains Biologi Siswa SMA Kelas X di Kota Padang. Jurnal Eksakta Pendidikan. 1 (2): 72-79.

Maknun, Djohar. 2014. Penerapan Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Kualitas Argumentasi Siswa Pondok Pesantren Daarul Uluum PUI Majalengka Pada Diskusi Sosiosaintifik IPA. Jurnal Tarbiyah. 21 (1): 119-148.

Nadhifatuzzahro, D., Setiawan, B., dan Sudibyo, E. 2015. Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VII B SMP Negeri 1 Sumobito Melalui Pembuatan Jamu Tradisional. Seminar Nasional Fisika dan Pembelajarannya. __ (-): 21-27.

National Center for Education Statistics (NCES). 2012. Highlights from TIMSS 2007: Mathematics and Science Achievement of U.S. Fourthand Eight-Grade Students in an International Context. Washington, DC: U.S. Department of Education.

Nugraheni, N. C., Paidi, dan Triatmanto. 2017. Kemampuan Literasi Sains Kelas X SMA Negeri Mata Pelajaran Biologi Berdasarkan Topografi Wilayah Gunungkidul. Jurnal Prodi Pendidikan Biologi. 6 (5): 261-271.

Odja, A. H. dan Payu, C. S. 2014. Analisis Kemampuan Awal Literasi Sains Siswa Pada Konsep IPA. Prosiding Seminar Nasional Kimia Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Surabaya. __ (1): 40-47.

OECD. 2016. The ABC of Gender Equality in Education: Aptitude, Behavior, Confidence, PISA, OECD Publishing. https://www.oecd-ilibrary.org/education/the-abc-of-gender-equality-in-education_9789264229945-en. diakses 5 Desember 2019.

OECD. 2018. PISA 2018 Insights and Interpretations, PISA, OECD Publishing. https://www.oecd.org/pisa/publications/pisa-2018-results.htm. diakses 15 Desember 2019.

Pujiati, Anik. 2019. Literasi Sains dan Kecerdasan Adversity Siswa Sekolah Menengah di Cilodong, Kota Depok. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan KALUNI. 2 (-): 28-34.

Toharudin, U. et al. 2011. Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung: Humaniora.

Widhy, Purwanti. 2014. Socioscientific Issues (SSI)-Based Instruction untuk Meningkatkan Literasi Sains Dalam Pembelajaran IPA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA. __ (-): 596-601.

Winata, A. Cacik, S dan Saftia, I. 2018. Kemampuan Awal Literasi Sains Peserta Didik Kelas V SDN Sidorejo 1 Tuban Pada Materi Daur air. Journal of Teaching In Elementary Education. 2 (1): 58-64.

Zuhara, E. Jufri, A. W. dan Soeprianto, H. 2019. Kemampuan Literasi Biologi Berdasarkan Gender Pada Siswa Peminatan MIPA di SMA Negeri Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA. 6. (1):115-119.

Zuriyani, Elsy. 2013. Literasi Sains dan Pendidikan. Makalah: Kemenag Sumatera Selatan. https://sumsel.kemenag.go.id/files/sumsel/file/file/TULISAN/wagj1343099486.pdf. diakses 10 Juni 2020.




DOI: https://doi.org/10.25134/quagga.v12i2.2326

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats

QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi

Organized by the Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, the University of Kuningan
ISSN 1907-3089 (print), ISSN 2615-5869 (online)
Alamat : Jalan Cut Nyak Dhien No.36A Kuningan, Jawa Barat, Indonesia.
Telepon : 0232-873696, 0232-878702
Website : https://journal.uniku.ac.id/index.php/quagga
Email : quagga.prodibio@uniku.ac.id

Creative Commons License

QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License